Ikhwan yang dirahmati Allah, gerhana merupakan fenomana langka yang terjadi di seluruh dunia dan sangat ditunggu-tunggu oleh para ilmuwan dan juga masyarakat sehingga tak heran jika banyak orang yang kini bersiap-siap menyambut datangnya Gerhana Matahari Total yang akan terjadi pada 9 Maret 2016 untuk di abadikan. tetapi kita sebagai umat Islam kita harus cerdas bahwa kejadian Gerhana ini harus di jadikan ladang amal bagi kita untuk meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT tentunya mengikuti apa yang di ajarkan Rosulullah SAW.
Hal yang perlu kita lakukan ketika terjadi gerhana
Firman Alah SWT dalam surat Fushshilat ayat 37 :
Hukum sholat Gerhana adalah "Sunat Istimewa "bolehberjama'ah dan boleh juga tidak.
caranya adalah sholat gerhana ini berbeda dengan sholat sunat lain-nya. yakni dalam sholat in ada dua ruku dan dua i'tidal setiap roka'atnya jadi :
- Hendaklah takbir denga niat sholat Gerhana
- Lafad niat sholat gerhana matahari اصلى سنة لكسوف الشمس ركعتين مأموما لله تعالى
- Lafad niat sholat gerhana Bulan اصلى سنة لخسوف القمر ركعتين مأموما لله تعالى
- setelah do'a Iftitah membaca Fatihah; mambaca surat (surat apa saja yanghafal) kemudian ruku , berdiri (i'tidal) kemudian membaca Faihah lagi dan surat lalu ruku sekali lagi; I'tidal lau sujud dua kali. ini terhitung satu rakaat kemudian hendaklah diteruskan satu rakaat lagi seperti raka'at pertama. jadi sholat gerhana in dua rakaat dengan empat kali ruku, mepat kali berdiri membaca patihah dan empat kali sujud.
- disunatkan dalam pelaksanaat sholat gerhana ini bacaan-nya aga lama dengan mambaca surat yang panjang dan bacaannya harus nyaring (keras) baik gerhana bulan ataupun matahari karena Rosulullah SAW. sewaktu salat gerhana, beliau mengeraskan bacaan beliau. namun sebagian Ulama berpendapat bahwa bacaan salat gerhan bulan bacaan-nya harus keras karena terjadi di malam hari tetapi bacaan salat gerhana matahari bacaan -nya tidak di keraskan karena terjadi pada siang hari.
- kemudian setelah salat gerhana disunatkan berkhotbah memberi nasehat pada umum tentang apa-apa yang menjadi kepentingan pada waktu itu; menyruh mereka tobat (menyesal) dari segala pekerjaan yang salah, serta menyuruh beramal kebaikan, seperti bersedekah, berdo'a dan meminta ampun dari siksa neraka.










