|
لبيك لاشيرك لك
لبيك
|
*
|
لبيك اللهم لبيك
|
|
والملك لاشريك
لك
|
*
|
ان الحمد
والنعمة لك
|
|
Gusti
salametkeun abdi
|
*
|
Sadaya
jama’ah Haji
|
|
Nyumponan
panggilan Gusti
|
*
|
Ziarah
ka tanah suci
|
|
Harta
banda dikorbankeun
|
*
|
Putra
oge dikantunkeun
|
|
Angkat
bari di iringkeun
|
*
|
Sareng
bari di du’akeun
|
|
Tos
dugi ka kota jidah
|
*
|
Manah
sedih campur bingah
|
|
Mangga
kasing tumaninah
|
*
|
Ngalaksanakeun
Ibadah
|
|
Angkat
ti bandara jidah
|
*
|
Maksadna
ka kota Mekah
|
|
Towaf
ngurilingan ka’bah
|
*
|
Sa’I
ti sofa ka marwah
|
|
Nginepna
di ‘aziziah
|
*
|
Nu
aya di kota mekah
|
|
Tanggal
salapan dzul hijjah
|
*
|
Arangkat
wukuf ka ‘arfah
|
|
Arangkat
deui ka ‘arfah
|
*
|
Menuju
ka muzdalifah
|
|
Mabitna
sing tumaninah
|
*
|
Neruskeun
balang ‘aqobah
|
|
Mung
tilu dinten di mina
|
*
|
Towaf
ifadhoh terasna
|
|
Beres
ibadah hajina
|
*
|
Pamugi
Allah nampina
|
|
Sab’dana
towaf wada’
|
*
|
Manahna
sedih kacida
|
|
Bade
paturay papisah
|
*
|
Sareng
ka’bah nu di mekah
|
|
Gusti
salametkeun ‘abdi
|
*
|
Bade
ka Masjid Nabawi
|
|
Jiarah
ka kanjeng Nabi
|
*
|
Sareng
kasohabat Nabi
|
|
اَللهُ رَبٌ غَفُوْر
|
*
|
Sakieu
nu kapihatur
|
|
Pangjajap
ti dulur – dulur
|
*
|
Mugi
janten Haji Mabrur
|
Photo Bersama Kelas IIa
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
Pengajian Di Kelas
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
Pembagian Snack dalm acara imtihan Pst
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
Kelas 1 a
semoga menjadi anak soleh solehah dan mendapak ilmu yang bermanfaat amin.
Klas II a
Photo bersama saat kerja bakti di lingkungan Pst.
Klas II a
Makan bersama saat setelah kerja bakti di lingkungan Pst.
Belajar Dengan Alam
Belajar bercocok tanam adalah salah satu pembelajaran Ektra di Pst Minhajul Barokah
Wednesday, November 9, 2016
Sholawat bagi yang berangkat haji
Silsilah Nabi Muhammad SAW
Bismilahi Rrohmani Rrohim.
Ikhwan yang dirahmati Allah. kita sebagai umat baginda Nabi Muhammad SAW sudah merupakan satu keharusan untuk mengetahui silisah beliau.bahkan ini merupakan ketentuan syari'at bahwa setiap muslim wajib mengetahui silsilah beliau. didalam pengucapan kalimah syahadat lapadz واشهد ان محمّدا رسول الله ini harus di sertai dengan hati yang ma'rifat yakni yang disetai dengan :
- Idrokun 'Jazimun, meyakinkan dengan sangat pasti, sehingga tidak ada keraguan bahawa nabi Muhammad adalahutusan Allah.
- Muwafiqun Lil Waqi'i, apa yang diyakininya sesuai dengan kenyataan, bahwa nabi yang diyakininya sesuai dengan Nabi yang di sebutkan dalam ilmu tauhid nabawiayat.
- Nasyiun 'Andalilin, meyakinkan atas benarnya kerosulan beliau denga disertai dalil.
1. Wajib kajalma Islamna
Uninga rundayannana
Jeung Nabi utusan Alloh
Muhammad putra Abdulloh
|
2. Abdulloh putra Mutholib
Mutholib putrana Hasyim
Hasyim putra Abdi Manaf
Abdi Manaf putra Qushoy
|
3. Qushoy putrana Kilab
Kilab putrana Murroh
Murroh putrana Ka'ab
Ka'ab putrana Lu'ay
|
4. Lu'ay putrana Gholib
Gholib putrana Fihir
Fihir putrana Malik
Malik putrana Nadhor
|
5. Nadhor putra Kinanah
Kinanah putra Huzaemah
Huzaemah putra Mudrikah
Mudrikah putrana Ilyas
|
6. Ilyas putrana Mudhor
Mudhor putrana Nizar
Nizar putrana Ma'ad
Ma'ad putrana Adnan
|
7. Nu Wajib dugika Adnan.
Haram ngunikaeunnana
Ti Adnan dugika Adam
Sabab taya jalan Soheh. 2 x.
|
8. Wajib deui uningana
Rundayan-Na ti Ibu-Na
Jeung Nabi utusan Aloh
Muhammad putra Aminah
|
9. Aminah putrana Wahab
Wahab putra Abdi Manaf
Abdi Manaf putra Zuhroh
Zuhroh putrana Kilab
|
10. Teupang deui di Ramana
Ti Kilab, janggawarengna
Jadi Ibu jeung Ramana
Masih keneh Sa-Rundayan. 2 x.
|
Friday, June 10, 2016
Sejarah singkat Imam Mazhab yang empat
Ikhwan yang dirahmati Allah kembali admin menjumpai ikhwan semuanya semoga kita selalu ada dalam lindungan-nya Amin.
insya Allah pada kesempatan kali ini admin akan menceritakan sejarah singkat Imam Mazhab yang empat dalam menetapkan hukum fiqih.
sebagaimana telah diuraikan dalam artikel perkembangan Ilmu Fiqih darai zaman sahabat sampai zaman tabi'in dan seterusnya. bahwa alim ulama dan cerdik pandai dalam menghadapi berbagai soal, apa bila tidak ada nas dari AL-qur'an atau hadis, mereka berijtihad untuk menetapkan hukum peristiwa itu. Hukum yang didapat oleh seseorang dengan berijtihad dinamakan mazhab-nya. ulama yang mempunya mazhab itu bukan hanya empat, seperti Hasan Basri, As-Saury Ibnu Abi Laila, Al-Auza'iy, Al-Laisy, dan yang lain-lain. mereka mempunya mazhab sendiri sendiri walaupun mazhab mereka itu tidak berkembang seperti mazhab yang empat,
adapun madzhab yang empat terus menerus mendapat dukungan dari ulama muslimin sampai sekarang. beratus ratus kitab telah ditulis dan di susun dari zaman kezaman, diatur menurut madzhab masing-masing dari beberapa imam itu.
1. Mazhab Hanafi.
2. Mazhab Maliki.
Monday, February 29, 2016
Hal yang perlu dilakukan ketika terjadi gerhana
Ikhwan yang dirahmati Allah, gerhana merupakan fenomana langka yang terjadi di seluruh dunia dan sangat ditunggu-tunggu oleh para ilmuwan dan juga masyarakat sehingga tak heran jika banyak orang yang kini bersiap-siap menyambut datangnya Gerhana Matahari Total yang akan terjadi pada 9 Maret 2016 untuk di abadikan. tetapi kita sebagai umat Islam kita harus cerdas bahwa kejadian Gerhana ini harus di jadikan ladang amal bagi kita untuk meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT tentunya mengikuti apa yang di ajarkan Rosulullah SAW.
Hal yang perlu kita lakukan ketika terjadi gerhana
Firman Alah SWT dalam surat Fushshilat ayat 37 :
Hukum sholat Gerhana adalah "Sunat Istimewa "bolehberjama'ah dan boleh juga tidak.
caranya adalah sholat gerhana ini berbeda dengan sholat sunat lain-nya. yakni dalam sholat in ada dua ruku dan dua i'tidal setiap roka'atnya jadi :
- Hendaklah takbir denga niat sholat Gerhana
- Lafad niat sholat gerhana matahari اصلى سنة لكسوف الشمس ركعتين مأموما لله تعالى
- Lafad niat sholat gerhana Bulan اصلى سنة لخسوف القمر ركعتين مأموما لله تعالى
- setelah do'a Iftitah membaca Fatihah; mambaca surat (surat apa saja yanghafal) kemudian ruku , berdiri (i'tidal) kemudian membaca Faihah lagi dan surat lalu ruku sekali lagi; I'tidal lau sujud dua kali. ini terhitung satu rakaat kemudian hendaklah diteruskan satu rakaat lagi seperti raka'at pertama. jadi sholat gerhana in dua rakaat dengan empat kali ruku, mepat kali berdiri membaca patihah dan empat kali sujud.
- disunatkan dalam pelaksanaat sholat gerhana ini bacaan-nya aga lama dengan mambaca surat yang panjang dan bacaannya harus nyaring (keras) baik gerhana bulan ataupun matahari karena Rosulullah SAW. sewaktu salat gerhana, beliau mengeraskan bacaan beliau. namun sebagian Ulama berpendapat bahwa bacaan salat gerhan bulan bacaan-nya harus keras karena terjadi di malam hari tetapi bacaan salat gerhana matahari bacaan -nya tidak di keraskan karena terjadi pada siang hari.
- kemudian setelah salat gerhana disunatkan berkhotbah memberi nasehat pada umum tentang apa-apa yang menjadi kepentingan pada waktu itu; menyruh mereka tobat (menyesal) dari segala pekerjaan yang salah, serta menyuruh beramal kebaikan, seperti bersedekah, berdo'a dan meminta ampun dari siksa neraka.
Saturday, February 20, 2016
Perkembangan Ilmu Fiqih dari zaman Sahabat sampai jaman Tabiin
Pada masa Rosulullah SAW masih hidup, segalasesuatu beliau pimpin sendiri. Peristiwa-peristiwa yang terjadi langsung mendapatkan keputusan dari beliau. Sahabat-sahabat senantiasa beliau beri petunjuk, ayat-aya Al-quran yang diturunkan Allah kepada beliau selalu beliau ajarkan dan beliau suruh hafalkan, dan beliau suruh parasahabat untuk menulisnya. terkadang sewaktu dikemukakan suatu peristiwa kepada beliau, beliau termenung ( Tidak menjawab) karena beliau menunggu wahyu dari Allah setelah beliau menerima wahyu barulah beliau berikan kepastian serta beliau jelaskan kepada sahabat-sahabat.
setelah Rosulullah SAW wapat beliau meninggal kan parasahabat yang merupakan alim ulama dan cerdik pandai. mereka diserahi tugas untuk menggantikan beliau memimpin Negara dan memajukan agama, dan menghukumi segala sesuatu dengan adil. dalam menghadapi segala soal, terlebih dahulu mereka memeriksa soal tersebut dalam Al-Quran atau Hadits yang mereka hafal terkadang mas'alah yang mereka hadapi itu tidak ada nas-nya dalam Al-Quran atau Hadits. dalam hal seperti ini mereka berijtihad untuk mencari hukum dengan membandingkan ayat-ayat dan hadits yang umum, serta mempertimbangkan dan menyesuaikan dengan peristiwa yang terjadi di kiaskan dengan hukum yang sudah ada, yang berdekatan dengan peristiwa yang baru terjadi itu.
Ulama di zaman sahabat sampai kezaman tabi'in dan seterusnya mengambil hukum-hukum fiqih bukan semata-mata dari pendapat mereka dengan melihat dan meneliti peristiwa yang ada ditengah-tengah mereka saja, tetapi mereka mengambil hukum-hukum itu dari pokok-nya yaitu quran dan hadits. mereka sesuaikan ayat atau hadits umum itu dengan keadaan kemaslahatan, kemanfaatan, dan kebaikannya, baik yang berhubungan dengan diri sendiri atau umum.
Demikian sejarah perkembangan ilmu fiqih dari zaman sahabat sampai zaman tabiin serta jaman selanjutnya yang disebut zaman tabi'it tabi'in san seterusnya semoga bermanfaat amin.
Baca Juga : Sejarah Singkat Imam Mazhab yang Empat
Friday, February 19, 2016
Hukum dalam Islam menurut ilmu fiqih.
Ikhwan Yang dirahmati Allah. kali ini admin insya Allah akan memaparkan tentang Hukum dalam Islam menurut ilmu fiqih.
Allah SWT menciptakan Manusia sebagai Hilafatan Filard tentunya dengan berbagai atuaran supaya kita kemabali senantiasa ada dalam Ridhonya.
atuaran/Hukum dalam Islam yaitu ada lima:
- Wajib, yaitu perintah yang mesti di kerjakan. jika perintah tersebut di patuhi (dikerjakan), maka yang mengerjakan-nya mendapatkan pahala; jika tidak dikerjakan maka ia berdosa.
- Sunat, yaitu anjuran. jika dikerjakan mendapatkan pahala, jika tidak dikerjakan tidak berdosa.
- Haram, yaitu larangan keras. kalau dikerjakan berdosa jika tidak dikerjakan (ditinggalkan) mendapatkan pahala.
- Makruh, yaitu larangan yang tidak keras. kalau dilanggar tidak dihukum (tidak berdosa), dan jika ditinggalkan diberi pahala.
- Mubah, yaitu sesuatu yang boleh dikerjakan dan boleh pula ditinggalkan. kalau dikerjakan tidak berpahala dan tidak pula berdosa; kalu di tinggalkan tidak pula berpahala dan tidak berdosa.
Hukum-Hukum itu ditinjau dari pengambilannya terdiri atas empat macam:
hukum seperti ini tetap tidak berubah dan wajib dijalankan oleh seluruh kaum muslimin, tidak seorangpun berhak membantahnya, seperti wajib solat yang lima waktu,Zakat, Puasa, Haji, dan syarat sah jual beli dengan rela. kata Imam Syafi'i, apa bila ada ketentuan hukum dari Allah SWT. pada satu kejadian setiap muslim wajib mengikutinya.
Lanjutkan membaca ..
Tuesday, February 16, 2016
Rahasia Kekuatan Hafalan
dalam sebuah hikmah dikatakan, العلم فى الصدر لا فى الستر ilmu itu dalam dada (hapalan) bukan dalam tulisan tetapi sudah merupakan fitroh bagi mausia bawa sifat manusia yaitu tempat salalah dan lupa, dan merupaka satu keharusan bagi seorang akhli ilmu harus tahu dan hapal betul apa yang akan disampaikan terupa dalam meyampaikan hadits dan ayat Alquran. oleh sebab itu insya Allah disi ada beberapa tips untuk supaya kita mempuyai daya ingat yang kuat.
dalam sebuah pembincangan seorang ulam besar tokoh agama terkemuka Dr Zakir Naik didepan ribuan orang beliau ditanya oleh seorang perampuan bernama Wandena mengajukan sebuah pertanyaan kepada Dr Zakir Naik. bagaimana cara Dr Zakir Naik Menghafal sehingga hafalanya terhadap dallil Alquran maupun kitab agama lain sangat fenomenal ? "
Dr. Zakir Naik Menjawab " Saudari ini bertanya bahwa hafalanku sangat fenomenal dan ini adalah pemberian Allah Subhanahu wa Ta’ala. Apakah ada ayat Al Qur’an yang membicarakan tentang hafalan?











