Photo Bersama Kelas IIa

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Pengajian Di Kelas

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Pembagian Snack dalm acara imtihan Pst

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Kelas 1 a

semoga menjadi anak soleh solehah dan mendapak ilmu yang bermanfaat amin.

Klas II a

Photo bersama saat kerja bakti di lingkungan Pst.

Klas II a

Makan bersama saat setelah kerja bakti di lingkungan Pst.

Belajar Dengan Alam

Belajar bercocok tanam adalah salah satu pembelajaran Ektra di Pst Minhajul Barokah

Wednesday, November 9, 2016

Sholawat bagi yang berangkat haji

لبيك لاشيرك لك لبيك
*
لبيك اللهم لبيك
والملك لاشريك لك
*
ان الحمد والنعمة لك
Gusti salametkeun abdi
*
Sadaya jama’ah Haji
Nyumponan panggilan Gusti
*
Ziarah ka tanah suci
Harta banda dikorbankeun
*
Putra oge dikantunkeun
Angkat bari di iringkeun
*
Sareng bari di du’akeun
Tos dugi ka kota jidah
*
Manah sedih campur bingah
Mangga kasing tumaninah
*
Ngalaksanakeun Ibadah
Angkat ti bandara jidah
*
Maksadna ka kota Mekah
Towaf ngurilingan ka’bah
*
Sa’I ti sofa ka marwah
Nginepna di ‘aziziah
*
Nu aya di kota mekah
Tanggal salapan dzul hijjah
*
Arangkat wukuf ka ‘arfah
Arangkat deui ka ‘arfah
*
Menuju ka muzdalifah
Mabitna sing  tumaninah
*
Neruskeun balang ‘aqobah
Mung tilu dinten di mina
*
Towaf ifadhoh terasna
Beres ibadah hajina
*
Pamugi Allah nampina
Sab’dana towaf wada’
*
Manahna sedih kacida
Bade paturay papisah
*
Sareng ka’bah nu di mekah
Gusti salametkeun ‘abdi
*
Bade ka Masjid Nabawi
Jiarah ka kanjeng Nabi
*
Sareng kasohabat Nabi
اَللهُ رَبٌ غَفُوْر
*
Sakieu nu kapihatur
Pangjajap ti dulur – dulur
*
Mugi janten Haji Mabrur

Silsilah Nabi Muhammad SAW


 Bismilahi Rrohmani Rrohim.
Ikhwan yang dirahmati Allah. kita sebagai umat baginda Nabi Muhammad SAW sudah merupakan satu keharusan untuk mengetahui silisah beliau.bahkan ini merupakan ketentuan syari'at bahwa setiap muslim wajib mengetahui silsilah beliau. didalam pengucapan kalimah syahadat lapadz واشهد ان محمّدا رسول الله ini harus di sertai dengan hati yang ma'rifat yakni yang disetai dengan :
  1. Idrokun 'Jazimun, meyakinkan dengan sangat pasti, sehingga tidak ada keraguan bahawa nabi Muhammad adalahutusan Allah.
  2. Muwafiqun Lil Waqi'i, apa yang diyakininya sesuai dengan kenyataan, bahwa nabi yang diyakininya sesuai dengan Nabi yang di sebutkan dalam ilmu tauhid nabawiayat.
  3.  Nasyiun 'Andalilin, meyakinkan atas benarnya kerosulan beliau denga disertai dalil.  
semoga dengan silsilah Baginda Nabi Muhammad ini bermanfaat Amiin.  




1. Wajib kajalma Islamna
Uninga rundayannana
Jeung Nabi utusan Alloh
Muhammad putra Abdulloh
2. Abdulloh putra Mutholib
Mutholib putrana Hasyim
Hasyim putra Abdi Manaf
Abdi Manaf putra Qushoy

3. Qushoy putrana Kilab
Kilab putrana Murroh
Murroh putrana Ka'ab
Ka'ab putrana Lu'ay

4. Lu'ay putrana Gholib
Gholib putrana Fihir
Fihir putrana Malik
Malik putrana Nadhor
5. Nadhor putra Kinanah
Kinanah putra Huzaemah
Huzaemah putra Mudrikah
Mudrikah putrana Ilyas

6. Ilyas putrana Mudhor
Mudhor putrana Nizar
Nizar putrana Ma'ad
Ma'ad putrana Adnan

7. Nu Wajib dugika Adnan.
Haram ngunikaeunnana
Ti Adnan dugika Adam
Sabab taya jalan Soheh. 2 x.

8. Wajib deui uningana
Rundayan-Na ti Ibu-Na
Jeung Nabi utusan Aloh
Muhammad putra Aminah

9. Aminah putrana Wahab
Wahab putra Abdi Manaf
Abdi Manaf putra Zuhroh
Zuhroh putrana Kilab

10. Teupang deui di Ramana
Ti Kilab, janggawarengna
Jadi Ibu jeung Ramana
Masih keneh Sa-Rundayan. 2 x.

 

Friday, June 10, 2016

Sejarah singkat Imam Mazhab yang empat

Assalamu'alikum Wr. Wb.

Ikhwan yang dirahmati Allah kembali admin menjumpai ikhwan semuanya semoga kita selalu ada dalam lindungan-nya Amin.
insya Allah pada kesempatan kali ini admin akan menceritakan sejarah singkat Imam Mazhab yang empat dalam menetapkan hukum fiqih.

Sejarah singkat Imam Mazhab yang empat

sebagaimana telah diuraikan dalam artikel perkembangan Ilmu Fiqih darai zaman sahabat sampai zaman tabi'in dan seterusnya. bahwa alim ulama dan cerdik pandai dalam menghadapi berbagai soal, apa bila tidak ada nas dari AL-qur'an atau hadis, mereka berijtihad untuk menetapkan hukum peristiwa itu. Hukum yang didapat oleh seseorang dengan berijtihad dinamakan mazhab-nya. ulama yang mempunya mazhab itu bukan hanya empat, seperti Hasan Basri, As-Saury Ibnu Abi Laila, Al-Auza'iy, Al-Laisy, dan yang lain-lain. mereka mempunya mazhab sendiri sendiri walaupun mazhab mereka itu tidak berkembang seperti mazhab yang empat,
adapun madzhab yang empat terus menerus mendapat dukungan dari ulama muslimin sampai sekarang. beratus ratus kitab telah ditulis dan di susun dari zaman kezaman, diatur menurut madzhab masing-masing dari beberapa imam itu.






1. Mazhab Hanafi.  
penyusunnya yaitu Imam Abu Hanifah. beliau dilahirkan pada tahun 80 Hijriah dan meninggal di bagdad pada tahun 150 Hijriah. beliau belajar dikufah, dan disanalah beliau mulai menyusun mazhabnya. kemudian beliau duduk berfatwa mengembangkan ilmu pengetahuan-nya di bagdad. beliau memberikan penerangan kapada segenap lapisan muslimin, sehingga beliau terkenal sebagi seorang alim yang terbesar dimasa itu, mahir dalam ilmu fiqih serta pandai meng-istinbat -kan hukum dari Al-Quran dan hadis. menurut riwayat yang dapat dipercaya, beliau adalah wadi' ilmu fiqih (yang menyusun ilmu fiqih sebagaimana susunan sekarang ini ). beberapa ulama telah bergaul dengan Abu Hanifah, mereka pelajari mazhab beliau dan hukum yang mereka dapat dari beliau itu mereka tulis  kemudian sebagian besar dari mereka (pendukung mazhab Abu Hanifa) kembali menyelidiki dan memeriska hukum-hhukum tadi dengan memeriksa dalil - dalilnya serta disesuaikan dengan keadaan-keadaan kefaidahan dan kemudaratan-nya, sehingga beberapa diantara mereka ada yang tidak mufakat terhadap sebagian dari hukum yangtelah ditetapkan oleh beliau bahkan mereka tetapkan hukumnya menurut pendapat mereka sendiri, mereka inilah yang dinamaka sahabat-sahabat abu hanifah, diantaranya yaitu Abu Yusuf, Muhammad Bin Hasan, dan Zufar. Mazhab ini banyak tersiar di Baghdad (Iraq), Parsi, Bukhara, Mesir, Syam, dan tempat-tempat lain.

2. Mazhab Maliki. 
Nama penyusun adalah Malik Bin Anas Al-Asbahi. beliau dilahirkan tahun 93 Hijriah 13 tahun setelah Abu Hanifah dan beliau mengggal duni pada bulan safar tahun 170 Hijriah. beliau belajar dimadinah, dan disnalah beliau menulis kitab Al-Muwatta, kitab hadis yang terkenal sampai sekarang. Beliau menysun kitab tersebut atas anjuran kholifah Mansur ketika beliau bertemu pada waktu melaksanakan ibadah Haji.
Beliau menysun mazhabnya atas empat dasar: Kitab Suci ( Al-Quran), Sunah Rosul (Al-Hadis), Ijma' dan Qias. dasra yang terakir yaitu qias beliau gunakan hanya dalam hal-hal yang terbatas sekali karena bliau adalah ahli hadis. Beliau berkata: "sesungguhnya saya sebagai manusia bisa kadang-kasang betul dan kadang-kadang salah, maka hendaklah kamu periksa dan kamu selidiki pendapat-pendapatku itu; mana yangsesuai dengan sunah ambilah !
Imam Malik adalah ahli fiqih dan ahli hadis. pada masanya beliah terbilang berpengaruh diseluruh Hijaz. orang menyebut Beliau " Sayyid Fuqaha Al-Hijazi" (Pemimpin ahli Fiqih diseluruh daerah Hijaz). beliau mempunya banyak sahabat (murid), diantaranya yang terkemuka ialah Muhamad Bin Idris Bin Syafii, Al-laisy Bin Sa'ad, Abu Ishaq Al-Farazi. pengikut mazhab ini terbnyak terdapat di tunisia, Tripoli, Maghribi, dan mesir. 

3. Mazhab Syafii.

Monday, February 29, 2016

Hal yang perlu dilakukan ketika terjadi gerhana

Assalamu'alikum Wr Wb.

Ikhwan yang dirahmati Allah, gerhana merupakan fenomana langka yang terjadi di seluruh  dunia dan sangat ditunggu-tunggu oleh para ilmuwan dan juga masyarakat sehingga tak heran jika banyak orang yang kini bersiap-siap menyambut datangnya Gerhana Matahari Total yang akan terjadi pada 9 Maret 2016 untuk di abadikan. tetapi kita sebagai umat Islam kita harus cerdas bahwa kejadian Gerhana ini harus di jadikan ladang amal bagi kita untuk meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT tentunya mengikuti apa yang di ajarkan Rosulullah SAW.

Hal yang perlu dilakukan ketika terjadi gerhana

Hal yang perlu kita lakukan ketika terjadi gerhana
Firman Alah SWT dalam surat Fushshilat ayat 37 :
Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah malam, siang, matahari dan bulan. Janganlah sembah matahari maupun bulan, tapi sembahlah Allah Yang menciptakannya, Jika Ialah yang kamu hendak sembah.






Sewaktu Ibrohim Putra Rosullulah SAW dari mari'ah al-Qibtiyah meninggal, terjadi gerhana Matahari. Maka Orang-orang berkata "Gerhana Manatahari terjadi katerna matinya Ibrohim" Rosulullah SAW menjawab perkataan yang demikian agar mereka tak salah Faham. 
Sabda Rosulullah SAW."Seseungguhnya Matahari dan Bulan keduanya menjadi tanda (dalil) dari dalil-dalil adanya Allah dan Kekuasaan-Nya. kedua gerhana terjadi bukan karena matinya seseorang dan tidak pula karena hidupnya seseorang. Maka apabila kamu lihat kedua gerhana, hendaklah kamu berdoa kepada Allah, dan sholat sampai Gerhana itu lenyap". 
(HR. Bukhori dan Muslim)

kita sebagai umat islam ketika terjadi Gerhana baik Matahari ataupun Gerhana Bulan yang seharusnya kita lakukan adalah yang di perintahkan oleh Rosulullah SAW  yaitu berdo'a ke pada Allahmemohon perlindungan dan melaksanakan sholat

Hukum sholat Gerhana adalah "Sunat Istimewa "bolehberjama'ah dan boleh juga tidak.
caranya adalah sholat gerhana ini berbeda dengan sholat sunat lain-nya. yakni dalam sholat in ada dua ruku dan dua i'tidal setiap roka'atnya jadi :

  1. Hendaklah takbir denga niat sholat Gerhana 
    • Lafad niat sholat gerhana matahari اصلى سنة لكسوف الشمس ركعتين مأموما لله تعالى  
    • Lafad niat sholat gerhana Bulan اصلى سنة لخسوف القمر ركعتين مأموما لله تعالى 
  2. setelah do'a Iftitah membaca Fatihah; mambaca surat (surat apa saja yanghafal) kemudian ruku , berdiri (i'tidal) kemudian membaca Faihah lagi dan surat lalu ruku sekali lagi; I'tidal lau sujud dua kali. ini terhitung satu rakaat kemudian hendaklah diteruskan satu rakaat lagi seperti raka'at pertama. jadi sholat gerhana in dua rakaat dengan empat kali ruku, mepat kali berdiri membaca patihah dan empat kali sujud.
  3. disunatkan dalam pelaksanaat sholat gerhana ini bacaan-nya aga lama dengan mambaca surat yang panjang dan bacaannya harus nyaring (keras) baik gerhana bulan ataupun matahari karena Rosulullah SAW. sewaktu salat gerhana, beliau mengeraskan bacaan beliau. namun sebagian Ulama berpendapat bahwa bacaan salat gerhan bulan bacaan-nya harus keras karena terjadi di malam hari tetapi bacaan salat gerhana matahari bacaan -nya tidak di keraskan karena terjadi pada siang hari.
  4. kemudian setelah salat gerhana disunatkan berkhotbah memberi nasehat pada umum tentang apa-apa yang menjadi kepentingan pada waktu itu; menyruh mereka tobat (menyesal) dari segala pekerjaan yang salah, serta menyuruh beramal kebaikan, seperti bersedekah, berdo'a dan meminta ampun dari siksa neraka.
sepatutnya kita sebagai orang yang beriman harus mengikuti apa yang Rosullulah contohkan seperti dalam mensikapi mas'alah Gerhana. jangan sekali- kali ikut-ikutan seperti yang orang kapir contohkan. kita di sibukan dengan hal yang kurang berguna.
semoga artikel ini bermanfaat amin.






Saturday, February 20, 2016

Perkembangan Ilmu Fiqih dari zaman Sahabat sampai jaman Tabiin

Bismilahirohmanirohiim.

Pada masa Rosulullah SAW masih hidup, segalasesuatu beliau pimpin sendiri. Peristiwa-peristiwa yang terjadi langsung mendapatkan keputusan dari beliau. Sahabat-sahabat senantiasa beliau beri petunjuk, ayat-aya Al-quran yang diturunkan Allah kepada beliau selalu beliau ajarkan dan beliau suruh hafalkan, dan beliau suruh parasahabat untuk menulisnya. terkadang sewaktu dikemukakan suatu peristiwa kepada beliau, beliau termenung ( Tidak menjawab) karena beliau menunggu wahyu dari Allah setelah beliau menerima wahyu barulah beliau berikan kepastian serta beliau jelaskan kepada sahabat-sahabat.

Perkembangan Ilmu Fiqih dari zaman Sahabat sampai jaman Tabiin
setelah Rosulullah SAW wapat beliau meninggal kan parasahabat yang merupakan alim ulama dan cerdik pandai. mereka diserahi tugas untuk menggantikan beliau memimpin Negara dan memajukan agama, dan menghukumi segala sesuatu dengan adil. dalam menghadapi segala soal, terlebih dahulu mereka memeriksa soal tersebut dalam Al-Quran atau Hadits yang mereka hafal terkadang mas'alah yang mereka hadapi itu tidak ada nas-nya dalam Al-Quran atau Hadits. dalam hal seperti ini mereka berijtihad untuk mencari hukum dengan membandingkan ayat-ayat dan hadits yang umum, serta mempertimbangkan dan menyesuaikan dengan peristiwa yang terjadi di kiaskan dengan hukum yang sudah ada, yang berdekatan dengan peristiwa yang baru terjadi itu.

Ulama di zaman  sahabat sampai kezaman tabi'in dan seterusnya mengambil hukum-hukum fiqih bukan semata-mata dari pendapat mereka dengan melihat dan meneliti peristiwa yang ada ditengah-tengah mereka saja, tetapi mereka mengambil hukum-hukum itu dari pokok-nya yaitu quran dan hadits. mereka sesuaikan ayat atau hadits umum itu dengan keadaan kemaslahatan, kemanfaatan, dan kebaikannya, baik yang berhubungan dengan diri sendiri atau umum.
Demikian sejarah perkembangan ilmu fiqih dari zaman sahabat sampai zaman tabiin serta jaman selanjutnya yang disebut zaman tabi'it tabi'in san seterusnya semoga bermanfaat amin.

Baca Juga : Sejarah Singkat Imam Mazhab yang Empat

Friday, February 19, 2016

Hukum dalam Islam menurut ilmu fiqih.

Assalamu'alikum Wr. Wb.
Ikhwan Yang dirahmati Allah. kali ini admin insya Allah akan memaparkan tentang Hukum dalam Islam menurut ilmu fiqih.
Allah SWT menciptakan Manusia sebagai  Hilafatan Filard tentunya dengan berbagai atuaran supaya kita kemabali senantiasa ada dalam Ridhonya.
atuaran/Hukum dalam Islam  yaitu ada lima:

Hukum dalam Islam menurut ilmu fiqih.

  1. Wajib, yaitu perintah yang mesti di kerjakan. jika perintah tersebut di patuhi (dikerjakan), maka yang mengerjakan-nya mendapatkan pahala; jika tidak dikerjakan maka ia berdosa.
  2. Sunat, yaitu anjuran. jika dikerjakan mendapatkan pahala, jika tidak dikerjakan tidak berdosa.
  3. Haram, yaitu larangan keras. kalau dikerjakan berdosa jika tidak dikerjakan (ditinggalkan) mendapatkan pahala.
  4. Makruh, yaitu larangan yang tidak keras. kalau dilanggar tidak dihukum (tidak berdosa), dan jika ditinggalkan diberi pahala.
  5. Mubah, yaitu sesuatu yang boleh dikerjakan dan boleh pula ditinggalkan. kalau dikerjakan tidak berpahala dan tidak pula berdosa; kalu di tinggalkan tidak pula berpahala dan tidak berdosa.
Dalil fiqih Ialah: 1. Al-quran 2. Hadits 3. Ijma' mujtahidin, 4. Qias.
Hukum-Hukum itu ditinjau dari pengambilannya terdiri atas empat macam:
 احكام مصادرها نصوص صريحة قطعية في دلالتها على احكامها
1. Hukum yang diambil dar nas yang tegas, yakin adanya dan yakin pula maksudnya menunjukan kepada hukum itu.
hukum seperti ini tetap tidak berubah dan wajib dijalankan oleh seluruh kaum muslimin, tidak seorangpun berhak membantahnya, seperti wajib solat yang lima waktu,Zakat, Puasa, Haji, dan syarat sah jual beli dengan rela. kata Imam Syafi'i, apa bila ada ketentuan hukum dari Allah SWT. pada satu kejadian setiap muslim wajib mengikutinya.

Lanjutkan membaca ..

Tuesday, February 16, 2016

Rahasia Kekuatan Hafalan

Ikhwan yang di mulyakan Allah SWT. pada kesempatan kali ini insya ALlah Admin akan memberikan tips supaya kuat dalam hafalan.

dalam sebuah hikmah dikatakan, العلم  فى الصدر لا فى الستر ilmu itu dalam dada (hapalan) bukan dalam tulisan tetapi sudah merupakan fitroh bagi mausia bawa sifat manusia yaitu tempat salalah dan lupa, dan merupaka satu keharusan bagi seorang akhli ilmu harus tahu dan hapal betul apa yang akan disampaikan terupa dalam meyampaikan hadits dan ayat Alquran. oleh  sebab itu insya Allah disi ada beberapa tips untuk supaya kita  mempuyai daya ingat yang kuat.

Rahasia Kekuatan Hapalan

dalam sebuah pembincangan seorang ulam besar tokoh agama terkemuka Dr Zakir Naik didepan ribuan orang beliau ditanya oleh seorang perampuan bernama Wandena mengajukan sebuah pertanyaan kepada Dr Zakir Naik. bagaimana cara Dr Zakir Naik Menghafal sehingga hafalanya terhadap dallil Alquran maupun kitab agama lain sangat fenomenal ? "

Dr. Zakir Naik Menjawab " Saudari ini bertanya bahwa hafalanku sangat fenomenal dan ini adalah pemberian Allah Subhanahu wa Ta’ala. Apakah ada ayat Al Qur’an yang membicarakan tentang hafalan?


Selama ini orang-orang bertanya padaku, apakah rahasia kekuatan hafalan ku ? Apakah engkau memiliki chip komputer? Apa rahasianya? Rahasianya ada di dalam Al Quran (Dr Zakir Naik sambil mengangkat mushaf).
Dalam pelatihan program dakwah yang saya ajarkan pada murid-muridku, saya sebutkan ada tiga hal yang harus diperhatikan.
Yang pertama, disebutkan dalam Quran surat Ali Imran ayat 160 bahwasanya “Jika Allah menolong kamu, maka tidak ada orang yang bisa mengalahkanmu. Jika Allah membiarkanmu, maka siapakah gerangan yang dapat menolong kamu selain dari Allah. Karena itu hendaklah kepada Allah saja orang-orang mukmin bertawakal”.
Jadi yang pertama, bertawakal kepada Allah.
Yang kedua, disebutkan dalam Surat Al Ankabut ayat 69. “Jika kamu berjihad untuk (mencari keridhaan) Allah, Allah akan benar-benar menunjukkan kepadamu jalanNya.”
Jadi yang kedua adalah kerja keras.
Dan yang ketiga, Allah berfirman dalam surat Al Anbiya ayat 7 dan surat An Nahl ayat 43. “Maka bertanyalah kepada ahli ilmu jika kamu tidak mengetahui.”
Yang ketiga bersifat teknis.
Teknik yang kami coba dalam pelatihan program dakwah kami, orang-orang bertanya padaku, Zakir, apa tekniknya? saya katakan ada tiga teknik terpenting dan yang pertama adalah beriman kepada Allah.
Nomor satu adalah beriman kepada Allah. Dan semua teknik ilmu Anda yang ada di dunia, kamu tahu berapa banyak muridku yang bergelar MBA.
Pada awalnya mereka adalah murid yang baik kemudian akhirnya mereka kembali lagi ke bawah.
Allah Subhanahu wa Ta’ala penolong terbaik melebihi dari bentuk apapun atau teknik segitiga dan apapun bentuknya.
Bagaimana cara mendapat pertolongan Allah? yaitu jika kamu berjuang di jalan-Nya. Kamu berjuang di jalan-Nya niscaya kamu mendapat kesuksesan.
Dalam pelatihan kami, saya mengajarkan kepada murid-murid menghafal surat dan ayat ini, bagaimana berceramah dan mengelola tanya jawab. Dan sebelum saya memulai ceramah, saya selalu membaca doa sebagaimana dalam Surat Thaha ayat 25-28. Yang artinya, “Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku.”
Demikian beberapa rahasia hafalan Dr Zakir Naik yang fenomenal. Semoga menjadi motivasi bagi kita untuk semakin semangat menuntut ilmu, memahami dalil-dalil untuk diamalkan sehari-sehari dan untuk didakwahkan kepada manusia.

Saturday, January 30, 2016

Pentingnya menghadhirkan Niat Dalam Segala Perbuatan

وعن أمير المؤمنين أبي حفص عمر بن الخطاب بن نفيل بن عبد العزى بن رياح بن قرط بن رزاح بن عدى بن لؤى ابن غالب القرشى العدوى‏.‏ رضي الله عنه، قال‏:‏ سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول‏:‏ ‏"‏ إنما الأعمال بالنيات، وإنما لكل امرىء ما نوى فمن كانت هجرته إلى الله ورسوله فهجرته إلى الله ورسوله، ومن كانت هجرته لدنيا يصيبها، أو امرأة ينكحها فهجرته إلى ما هاجر إليه‏"‏ ‏(‏‏(‏متفق على صحته‏.‏ رواه إماما المحدثين‏:‏ أبو الحسين مسلم بن الحجاج بن مسلم القشيرى النيسابورى رضي الله عنهما في صحيحهما اللذين هما أصح الكتب المصنفة‏)‏‏)‏‏.‏
Dari Amirul mu'minin Abu Hafs yaitu Umar bin Al-khaththab bin Nufail bin Abdul 'Uzza bin Riah bin Abdullah bin Qurth bin Razah bin 'Adi bin Ka'ab bin Luai bin Ghalib al-Qurasyi al-'Adawi r.a. berkata: Saya mendengar Rasulullah s.a.w. bersabda :
"Hanyasanya semua amal perbuatan itu dengan disertai niat-niatnya dan hanyasanya bagi setiap orang itu apa yang telah menjadi niatnya. Maka barangsiapa yang hijrahnya itu kepada Allah dan RasulNya, maka hijrahnya itupun kepada Allah dan RasulNya. Dan barangsiapa yang hijrahnya itu untuk harta dunia yang hendak diperolehinya, ataupun untuk seorang wanita yang hendak dikawininya, maka hijrahnyapun kepada sesuatu yang dimaksud dalam hijrahnya itu."
(Muttafaq (disepakati) atas keshahihannya Hadis ini)
Diriwayatkan oleh dua orang imam ahli Hadis yaitu Abu Abdillah Muhammad bin Ismail bin Ibrahim bin Almughirah bin Bardizbah Alju'fi Albukhari, - lazim disingkat dengan Bukhari saja -dan Abulhusain Muslim bin Alhajjaj bin Muslim Alqusyairi Annaisaburi, - lazim disingkat dengan Muslim saja - radhiallahu 'anhuma dalam kedua kitab masing-masing yang keduanya itu adalah seshahih-shahihnya kitab Hadis yang dikarangkan.

Menghadhirkan Niat Dalam Segala Perbuatan

Friday, January 8, 2016

Interaksi seorang hamba dengan Rabbnya

Hadits yang kita kaji kali ini merupakan hadits yang agung dan patut untuk direnungi sekaligus diamalkan sebab berisi tiga hal penting; bagaimana interaksi seorang hamba dengan Rabbnya, interaksinya dengan dirinya sendiri dan interaksinya dengan orang lain.
Karena kehidupan kita tidak lepas dari tiga hal itu, maka selayaknya memahami kandungan dari hadits ini sehingga dapat menjadi bekal di dalam meniti kehidupan.

Naskah Hadits
عَنْ أَبِي ذَرٍّ قاَلَ لِي رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: "اِتَّقِ اللهَ حَيْثُمَا كُنْتَ وَأَتْبِعِ السَّيِّئَةَ اْلحَسَنَةَ تَمْحُهَا، وَخَالِقِ النَّاسَ بِخُلُقٍ حَسَنٍ." (رواه الترمذي وقال: حديث حسن صحيح)

Dari Abu Dzarr, dia berkata, Rasulullah Shallallâhu 'alaihi Wa Sallam bersabda, “Takutlah kepada Allah di manapun kamu berada dan iringilah (balaslah) keburukan dengan kebaikan niscaya dia akan menghapusnya serta pergauilah manusia dengan akhlak yang baik.” 
(HR.at-Turmudzy, yang berkomentar: Hadîts Hasan Shahîh

hubungan hamba dengan robnya dan orang lain
Takhrij Singkat

Hadits ini diriwayatkan oleh at-Turmudzy yang menilainya Hasan, Imam Ahmad dan ad-Dârimy.

Namun di dalam sanadnya terdapat jalur yang terputus sebagaimana dijelaskan oleh Ibn Rajab di dalam syarahnya.

Monday, January 4, 2016

Sejarah islam menurut para ahli yang terkini

Pada kesempatan yang berbahagia ini lagi-lagi kita berjumpa kembali da blog minhajul barokah yang memiliki banyak berita dan hal-hal yang sangat unik, yang akan menarik perhatian anda semua, dalam artikel yang kali ini kita akan mengelupas sejarah islam, dengan judul di atas bisa di jadikan sebagai motivasi , bukan hanya itu saja kita juga harus mengetahui lebih dalam dan lebih detail tentang sejarah islam yang pada saat ini sedang kita anut agamanya, dan tidak usah panjang lebar lagi langsung saja kita simak sejarahnya di bawah ini.

Sejarah islam menurut para ahli yang terkini
di manakah islam pertama kali ada? pertama kali islam ada adalah di daerah semenanjung saudi arabia pada abad ke 7 masehi pada saat nabi muhammad saw mendapatkan ayat-ayat al-qur'an yang telah di turunkan oleh allah swt dan sesudah kematian rasulullah saw, islam mulai berkembang ke samudra atlantik di barat dan ke asia tengah di timur dan seiring waktu berjalan dan terus berjalan islam pun mulai berkembang lebih luas dan banyak didirikan kerajaan islam yang berkembang.
Sejarah islam, sejarah perjalanan islam